
ilmu lingkungan adalah ilmu inter-disipliner untuk mengukur dan menilai perubahan dan dampak kegiatan manusia terhadap ekosistem, sedemikian rupa sehingga manusia dapat mengelola ekosistem tersebut demi kelulusanhidupnya (survival)-nya senidri.
prinsip dasar ilmu lingkungan : manusia pada hakekatnya adalah bagian dari lingkunan alam (ekosistem) dimana ia hidup.
apabila kita ingin menanggulangi permasalahan lingkungan, maka kita terlebih dahulu perlu memahami sitem lingkungan dimana kita berada.
Ekosistem
adalah suatu kesatuan dinamis yang terdiri dari berbagai spesies makhluk hidup yang berinteraksi dengan lingkungannya, baik lingkungan biotik maupun abiotik (materi dan energi)
memiliki komponen dan menjalankan fungsi/ proses tertentu yang saling berkaitan dan bergantung satu diantara yang lainnya.
komponen ekosistem>>
Biotik : manusia, hewan, tumbuhan, mikroorganisme
Abiotik : faktor kimiawi, faktor fisis.
fungsi ekosistem>>
1. aliran energi : sumber matahari
2. daur materi : jumlah materi di alam (atmosfer, hidrosfer, litosfer) tertentu dan terbatas.
HUKUM TOLERANSI
kehadiran, kelimpahan dan penyabaransuatu spesies dalam ekosistem ditentukan oleh tingkat kewtersediaan sumber daya serta kondisi faktor kimiawi dan fisis yang harus berada dalam kisaran yang dapat ditoleransi oleh dpesise tersebut.
daur nitrogen
kegiatan manusia yang mempengaruhi laju dan keseimbangan daur N antara lain; penggunaan pupuk; embakaran hutan; pencemaran (NOx)
Di alam, Nitrogen terdapat dalam bentuk senyawa organik seperti urea, protein, dan asam nukleat atau sebagai senyawa anorganik seperti ammonia, nitrit, dan nitrat.
Tahap pertama
Daur nitrogen adalah transfer nitrogen dari atmosfir ke dalam tanah. Selain air hujan yang membawa sejumlah nitrogen, penambahan nitrogen ke dalam tanah terjadi melalui proses fiksasi nitrogen. Fiksasi nitrogen secara biologis dapat dilakukan oleh bakteri Rhizobium yang bersimbiosis dengan polong-polongan, bakteri Azotobacter dan Clostridium. Selain itu ganggang hijau biru dalam air juga memiliki kemampuan memfiksasi nitrogen.
Tahap kedua
Nitrat yang di hasilkan oleh fiksasi biologis digunakan oleh produsen (tumbuhan) diubah menjadi molekul protein.
Selanjutnya jika tumbuhan atau hewan mati, mahluk pengurai merombaknya menjadi gas amoniak (NH3) dan garam ammonium yang larut dalam air (NH4+). Proses ini disebut dengan amonifikasi. Bakteri Nitrosomonas mengubah amoniak dan senyawa ammonium menjadi nitrat oleh Nitrobacter. Apabila oksigen dalam tanah terbatas, nitrat dengan cepat ditransformasikan menjadi gas nitrogen atau oksida nitrogen oleh proses yang disebut denitrifikasi.




0 komentar:
Posting Komentar